Persiapan menghadapi wawancara


Informasi karir kerja:

Departemen Luar Negeri RI membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia lulusan S1, S2 dan S3 untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS Golongan III) guna dididik sebagai Pejabat Diplomatik dan Konsuler (PDK).

Berkas lamaran disampaikan kepada Panitia melalui PO BOX 3432 JKP 10034 mulai tanggal 30 September s/d 20 Oktober 2006 (Cap Pos).

——————-
Informasi selengkapnya dan Formulir Lamaran harus diakses di website Deplu www.deplu.go.id atau www.commercec.cbn.net.id/kepegdeplu .

Jakarta, 29 September 2006
Panitia Penerimaan CPNS Deplu

——————-
Ikuti info lowongan kerja via email agar tidak ketinggalan, klik disini untuk bergabung.

Iklan

Personnel Department

Dear Sir,

Im seeing your fast growing organization and I heard that your company has a good reputation, so I would like to join with your company as Credit Marketing officer (CMO).

I am 29 years of age and I graduated from Mechanical Technique Faculty, Jenderal Achmad Yani University, Bandung, Majoring in Metallurgy.

I have an excellent health, high motivation, good communication skill, computer skill, creative, high loyalty, integrity, I am ready to work hard, motorcycle, SIM C and highly motivated to works every where.

Hopefully, you could consider my application and I am looking forward to hearing from you.

Yours faithfully,

 Riki Sahari, ST

Personnel Department

Dear Sir,

Im seeing your fast growing organization and I heard that your company has a good reputation, so I would like to join with your company as Credit Marketing officer (CMO).

I am 29 years of age and I graduated from Mechanical Technique Faculty, Jenderal Achmad Yani University, Bandung, Majoring in Metallurgy.

I have an excellent health, high motivation, good communication skill, computer skill, creative, high loyalty, integrity, I am ready to work hard, motorcycle, SIM C and highly motivated to works every where.

Hopefully, you could consider my application and I am looking forward to hearing from you.

Yours faithfully,

Anna Sundana

CURRICULUM VITAE

Name : Riki Sahari, ST
Gender : Male
Age : 29 years
Place and Date of Birth   : Karawang, June 25Th 1975
Address : Jl. Batu Raden VI No. 2 Ciwastra
    Buah batu Bandung 40287
E mail : anasunda@plasa.com
Phone : 0815 1406 2414

FORMAL EDUCATION

1994 2001  Mechanical Technique Faculty, Jenderal Achmad Yani 

                   University, Bandung, Majoring in Metallurgy

1991 1994  Senior High School 12, Bandung1988 1991  Junior High School 1, Bandung1982 1988  Cijawura I Elementary School, Bandung

INFORMAL EDUCATION

·        Training Supervisor Metal Electro Platting Technology from Metal Industries Development Center Bandung (1999) certified.

·        Windows 97 Application from LPK Pauline Bandung (1999) certified.

·        Introduction of Testing Equipment Operational (DT & NDT) from IPTN Bandung (1999) certified.

·        AutoCAD Level I (Beginner) from ITB (1999) certified.

 EXPERIENCE·       Research and Training about HSLA SG-26 in PT. KRAKATAU STEEL  for one year and four months (Cilegon), from 37 03 2000 until 29 07 2001.·       Credit Marketing Officer (CMO) From Adira Dinamika Multy Finance Karawang (June 2002 July 2003).

Wawancara adalah bagian dari proses penerimaan karyawan yang sering kali membuat banyak orang merasa ketar-ketir. Berbeda dengan proses lainnya misalnya psikotes atau tes keterampilan yang mungkin masih bisa ditebak, wawancara sama sekali tidak terduga, baik mengenai karakter pewawancara maupun pertanyaan yang akan diajukan.

Satu hal yang pasti, proses wawancara mempunyai tujuan tertentu. Bisa saja dimaksudkan untuk lebih mengetahui keterampilan teknis yang dimiliki pelamar, mengetahui kepribadian pelamar, atau sekadar mengetahui kemampuan pelamar menangani berbagai situasi yang berbeda.

——————-
Wawancara biasanya dilakukan untuk melengkapi hasil tes tertulis. Hal-hal yang tidak mungkin diperoleh dari tes tertulis akan digali melalui proses wawancara. Dalam hal ini, Anda dituntut untuk benar-benar menguasai bidang pekerjaan yang Anda lamar, sehingga pertanyaan apa pun yang diajukan dapat dijawab dengan memuaskan. Meski sama-sama menguji pengetahuan, namun wawancara sedikit lebih sulit karena Anda harus mampu mengungkapkan pengetahuan tersebut secara verbal.

Sering kali Anda mungkin paham seratus persen materi yang akan ditanyakan. Namun karena Anda gugup, kurang percaya diri, dan tanpa persiapan, semua pengetahuan Anda mendadak buyar. Tidak ada cara lain untuk dapat menguasai kemampuan verbal ini kecuali melatihnya terus-menerus. Berlatihlah dengan seorang rekan untuk mengantisipasi semua kemungkinan pertanyaan yang akan dilontarkan pewawancara.

Wawancara Tak Terduga

Menghadapi wawancara mengenai bidang kerja, mungkin tidak terlalu menyulitkan. Yang sukar jika “topik” wawancara sama sekali tidak jelas dan tak terduga. Hal ini kerap dilakukan untuk mengetahui kepribadian si pelamar.

Kerap kali, jika Anda telah sampai pada tahap wawancara sebenarnya secara kualitas Anda telah memenuhi persyaratan untuk diterima di perusahaan tersebut. Tinggal lagi persoalan cocok-tidak cocok. Dan tidak ada jalan lain untuk menentukan hal ini selain berinteraksi langsung melalui wawancara. Repotnya, tidak ada standar mengenai wawancara “cocok-cocokan” ini, karena sangat tergantung perusahaan masing-masing. Apa yang bisa Anda lakukan ialah membuka mata dan telinga lebar-lebar, mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai kebiasaan di perusahaan tersebut. Tidak ada salahnya Anda bertanya kepada resepsionis, satpam, atau tukang parkir sekalipun untuk mengetahui kebiasaan-kebiasaan di tempat tersebut.

Namun, beberapa hal prinsip yang dapat Anda pegang, pewawancara mana pun kurang menyukai orang yang terlalu tertutup. Usahakan memberikan informasi sejelas-jelasnya mengenai apa yang ditanyakan oleh pewawancara. Jangan pasif, sebaiknya usahakan aktif memberi informasi. Jangan mengesankan Anda menyembunyikan sesuatu, namun Anda juga jangan terlalu berlebihan dan menyampaikan hal-hal yang tidak relevan. Tetaplah tenang dan mengatakan yang sebenarnya.

Ada juga tipe pewawancara yang “telah kehabisan ide”, yang mencoba-coba memberikan pertanyaan yang terkesan menyelidik, misalnya “jika Anda sebuah pohon, Anda ingin jadi pohon apa?” atau : jika Anda adalah seorang atlet terkenal, kira-kira menjadi siapakah gerangan Anda?” Terhadap pertanyaan begini, berikan jawaban yang panjang-lebar dan pastikan bahwa pewawancara akan merasa bosan sehingga ia akan segera menghentikan pertanyaannya. Namun ingat, usahakan jawaban Anda selalu mengindikasikan karakter yang kuat, ulet, dan bersemangat, karena perusahaan mana pun selalu menyukai orang demikian.

Berbagai Kondisi

Ada kalanya wawancara juga dimaksudkan untuk mengetahui kemampuan Anda menghadapi dan menangani berbagai situasi. Untuk yang jenis ini Anda mungkin menghadapi pewawancara yang akan mendiamkan Anda begitu saja selama 5-10 menit sebelum memulai percakapan. Mungkin juga ia akan berpura-pura tidak peduli dan membaca koran ketika Anda masuk, atau ia akan mengajukan bantahan-bantahan yang tidak masuk akal terhadap setiap jawaban Anda, atau mengajukan pertanyaan-pertanyaan konyol tentang keluarga Anda, dan banyak trik lain.

Menghadapi kondisi begini, prinsip utama yang harus Anda pegang adalah Anda benar-benar menginginkan pekerjaan tersebut, sehingga apa pun yang terjadi Anda akan menghadapinya dengan baik. Jika Anda dicuekin, tetaplah bersikap sopan. Katakan “Saya tertarik dengan pekerjaan ini dan bermaksud menjelaskan kepada Bapak/Ibu mengapa Anda harus mempertimbangkan saya untuk posisi ini.”

Jangan sampai terpengaruh dengan sikap pewawancara yang mungkin tampak aneh. Usahakan tetap tenang dan berpikir positif. Tanamkan dalam benak Anda bahwa hal ini hanyalah bagian dari proses yang wajar sehingga Anda tidak perlu merasa sakit hati atau kecewa. Nah, selamat menghadapi wawancara.

——————-
Ikuti info lowongan kerja via email agar tidak ketinggalan, klik disini untuk bergabung.